Apakah Setelah Haid Bisa Hamil? Simak Jawabannya Disini

apakah setelah haid bisa hamil

Kalau bunda bertanya, apakah setelah haid bisa hamil?

Jawabannya: tentu saja, dan memang kehamilan itu hanya terjadi setelah haid.

Ketika menstruasi selesai, beberapa hari setelahnya akan dilepaskan sel telur yang telah matang dari ovarium ke tub fallopi (saluran indung telur).

Nah bila sel telur ini kemudian dibuahi oleh sperma maka proses kehamilan pun dimulai.

Nah pelepasan sel telur yang disebut ovulasi hanya dapat terjadi ketika tiba masa subur wanita, sementara masa subur ini hanya datang setelah selesai haid.

Jadi sampai disini sudah sangat jelas, bahwa bunda hanya bisa hamil ketika menstruasi selesai, dan bukannya saat sedang mens.

Pertanyaannya, bagaimana caranya agar bisa cepat hamil?

Berikut beberapa tips buat bunda…

1. Ketahui dulu masa subur

Sudah dijelaskan di atas bahwa kehamilan hanya bisa terjadi setelah haid yang mana setelah nya tiba masa subur.

Terus bagaimana caranya untuk tahu kapan tiba nya masa subur ini?

Berapa tepatnya setelah menstruasi baru datang masa subur?

Jawabannya ini…

Kalau siklus menstruasi teratur 28 hari, maka 14 hari setelah haid selesai, itulah di mana bunda dalam keadaan paling subur.

Kemudian 3 hari sebelum dan sesudah keadaan paling subur ini disebut masa subur biasa… jadi bunda dalam keadaan subur adalah selama 7 hari.

Silahkan berhubungan di hari-hari tersebut agar bisa berhasil hamil setelah haid.

Kalau sekiranya menstruasi ternyata tidak teratur, maka silahkan lihat caranya di blog ini tipscepathamilblog.com yang menjelaskannya secara detail.

2. Perbanyaklah konsumsi makanan yang mengandung asam folat

Asam folat memiliki manfaat luar biasa pada pasutri yang ingin cepat punya anak karena sudah terbukti keefektifannya.

Dalam beberapa artikel yang menjelaskan cara cepat hamil setelah haid disebutkan bahwa, asam folat pada wanita berfungsi untuk menutrisi indung telur yang dengannya maka sel telur (ovum) berkualitas akan dihasilkan.

Sel telur dengan kualitas seperti ini akan mudah berovulasi sehingga pembuahan pun dapat berhasil.

Untuk pria, asam folat memiliki manfaat yang penting salah satunya yaitu mencegah sperma dari mengalami kerusakan pada DNA nya.

Ini penting, sebab kalau sperma dengan DNA bermasalah membuahi ovum, maka janin bisa terlahir cacat… bunda tentu tidak ingin kalau bayinya cacat bukan?

Karena itu, konsumsilah asam folat seperti tauge dan kacang hijau agar bunda bisa mendapatkan kehamilan setelah haid.

3. Hindari aktivitas yang menguras tenaga

Beberapa studi membuktikan, bahwa wanita yang melakukan olahraga secara berlebihan memiliki peluang positif hamil setelah selesai haid lebih kecil dari pada wanita yang berolahraga seperti pada umumnya.

Ini juga berarti bahwa, ketika bunda melakukan aktivitas apapun jenisnya yang mana aktivitas itu menyebabkan sampai kelelahan, maka bisa dapat menghambat kehamilan setelah menstruasi.

Karenanya, selama menjalani promil setelah haid, sangat ditekankan untuk menghindari aktivitas yang membuat bunda sampai terlalu kelelahan.

4. Jaga berat badan ideal

Tips terakhir adalah jaga berat badan ideal, jangan terlampau gemuk atau terlalu kurus.

Sebab ketika berat badan terlalu gemuk maka ovulasi sulit terjadi, pembuahan sulit untuk bisa berhasil, sel telur akan terbentuk dengan tidak sempurna dan resiko keguguran cukup tinggi kalau pun berhasil hamil.

Ketika terlalu kurus, maka embrio susah menempel pada rahim, akibatnya tentu saja menjadikan kehamilan sulit bisa terjadi.

Jadi silahkan ukuran nilai Indeks Massa Tubuh bunda, kalau di atas 25, maka itu terlampau gemuk dan kalau di bawah 18, maka terlalu kurus.

Solusinya lakukan diet untuk menurunkan atau menambah berat badan hingga menjadi ideal, yaitu saat nilai IMT nya dalam kisaran 18 – 25.

Hitung nilai IMT bunda disini.

Demikian penjelasan jawaban dari pertanyaan apakah setelah haid bisa hamil, silahkan praktekkan tips nya.

Tags: