Manfaat Sinar Matahari pada Wajah

Manfaat Sinar Matahari pada Wajah- Matahari sering dihindari, baik karena dapat menghitamkan kulit dan membakarnya, atau bahkan meningkatkan risiko penuaan dini dan kanker kulit. Tak heran begitu banyak orang, terutama wanita yang mencari cara untuk melindungi kulit dari sinar matahari.

Namun, tahukah Anda bahwa sinar matahari memiliki banyak manfaat kesehatan? Bahaya sinar ultraviolet matahari tidak berarti bahwa kita harus tinggal di rumah sepanjang hari tanpa terkena sinar matahari. Kita masih membutuhkan manfaat sinar matahari, meskipun kita harus melindungi kulit dari sinar matahari, baik dengan pakaian pelindung, tabir surya atau apa pun. Apa manfaat sinar matahari untuk kesehatan tubuh kita?

Meningkatkan produksi vitamin D

Paparan sinar matahari dapat membantu tubuh memproduksi vitamin D, nutrisi penting untuk tulang dan otak yang sehat. Vitamin D tidak ditemukan dalam banyak makanan, jadi kita harus mendapatkannya dari paparan sinar matahari. Vitamin D dapat disintesis di kulit dengan paparan sinar UVB.

Tanpa vitamin D yang cukup, tulang tidak akan terbentuk dengan baik. Kadar vitamin D yang rendah dalam tubuh juga akan memperburuk osteoporosis pada pria dan wanita. Yang dapat menyebabkan penyakit tulang yang menyakitkan akibat osteomalacia.

Menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), cukup terpapar sinar matahari selama setidaknya 5 hingga 15 menit di lengan, tangan, dan wajah dua hingga tiga kali seminggu untuk mendapatkan cukup vitamin D tanpa menggunakan tabir surya.

Penggunaan tabir surya dapat mencegah tubuh memproduksi vitamin D saat terkena sinar matahari. Pada akhirnya, kadar vitamin D yang cukup dapat membantu tubuh menyerap kalsium, yang penting bagi kesehatan tulang, mengurangi risiko penyakit kardiovaskular, radang sendi, multiple sclerosis (MS), kanker pankreas dan payudara.

Memperbaiki suasana hati

Terlalu banyak terpapar sinar matahari berbahaya bagi kulit. Namun, jika kita mendapatkan cukup, sinar matahari dapat meningkatkan atau meningkatkan mood. Menurut Mayo Clinic, penurunan paparan sinar matahari telah dikaitkan dengan penurunan serotonin yang dapat menyebabkan gangguan afektif musiman (SAD), yang merupakan cara agar kulit putih alami dan bentuk depresi yang dipicu oleh perubahan musim.

Manfaat sinar matahari pada wajah yang tepat dapat benar-benar membantu tubuh memproduksi serotonin, yang berperan dalam meningkatkan perasaan kebahagiaan, ketenangan dan konsentrasi. Menurut Journal of Psychiatry, paparan sinar matahari juga dapat bermanfaat bagi orang yang menderita depresi, gangguan dysphoric pramenstruasi dan pada wanita hamil dengan depresi. Baca juga: Mengapa cara rileks membuat suasana hati lebih baik?

Tags: